Holaa..
Yeayyyy.. Hari ini spesial pake telor bangetttt.. Karena My Scrap Book akhirnya punya postingan baru, yang insya allah, rutin setiap minggu di blog ini. Dan kali ini untuk yang pertama kalinya, My Scrap Book
berkesempatan untuk Ngobrol bareng Desty. Siapakah Desty? Ada yang
sudah kenal dengan beliau? Belum? Haduhhh.. Oke, mungkin buat
yang belum kenal, dengan ngobrol bareng ini bisa sedikit mengenal mbak
Desty yaa. Ingat kata pepatah, 'Tak kenal maka tak sayang'.. Ho.. ho..
ho..
Bagaimana pandangan orang-orang di sekitar mbak Desty, di lingkungan pekerjaan mbak Desty dengan profesi mbak sebagai blogger? Apakah mereka mendukung atau malah ada yang mencibir?
kalau di lingkungan pekerjaan banyak yang belum tahu kalau saya blogger buku. Mereka sih tahunya saya sering dapat buku gratis dari penerbit atau penulis. Jadi kalau mau dibilang mendukung nggak juga, mencibir juga nggak. Yah...di sini blogger belum populer mungkin ya...
Gimana hasil My Scrap Book ngobrol bareng mbak Desty? Asyik kan?
Seru banget kan? Jadi, tambah bikin nggak sabar buat segera meluncur ke blognya mbak Desty buat baca review cetar membahananya.
Oke, simak yuk acara Ngobrol Bareng Desty.
Hallo, mbak Desty, apa kabarnya? Waaahhh, lagi sibuk apa nih sekarang,
mbak?
Hai Asri...Kesibukan yang biasa sih. ngajar plus ngurus anak dan suami
Ehm, mbak Desty, maaf yaa, ganggu waktunya sebentar.
Boleh nanya-nanya kan, mbak? Ehm, mbak Desty, kalau boleh tau nih, profesi mbak Desty saat ini apa yaa?
Pekerjaan saya sekarang adalah
dosen. Saya mengajar di program studi Biologi, di salah satu universitas
swasta yang ada di Palopo, Sulawesi Selatan.
Kalau boleh tau nih, mbak, kan selain mbak berprofesi sebagai dosen,
mbak juga berprofesi sebagai blogger buku. Gimana sih cara bagi waktunya
antara kesibukan mbak dengan menulis blog?
Biasanya saya menulis blog setelah saya selesai membaca satu buku.
Sengaja seperti itu supaya ingatannya masih segar tentang isi
bukunya.Soalnya saya kadang lupa kalau udah kelamaan. Tapi tidak semua
buku yang saya baca saya tuliskan reviewnya di blog, kadang hanya ulasan
singkat saja di Goodreads. Soal membagi waktu...hmm...nggak ada kiat
khusus sih. Disempatkan saja nulis blogya kalau pas buka laptop.
Biasanya sih pagi-pagi di kampus sebelum jam mengajar.
Apa yang
melatar belakangi mbak Desty kemudian membuat blog khusus untuk buku?
Kalau boleh tau, dalam sehari, seminggu, sebulan, bisa posting berapa
banyak, mbak? Ada tantangan/kesulitan nggak, mbak, setiap kal mau
memposting tulisan di blog?
Saya memang suka baca buku. Dulu beberapa review saya tuliskan di blog pribadi saya (http://destinugrainy. wordpress.com).
Trus liat blognya dengan beberapa sesepuh BBI jadi tertarik untuk
membuat blog khusus buku. Sempat kuatir kalau punya 2 blog ada yang ga
keurus ...(dan memang benar, blog pribadi jadi penuh sarang laba2).
Nulis berapa postingan? Nggak tentu. Kalau mood aja. Tapi saya mengusahakan ada postingan sebulan sekali.
Bagaimana pandangan orang-orang di sekitar mbak Desty, di lingkungan pekerjaan mbak Desty dengan profesi mbak sebagai blogger? Apakah mereka mendukung atau malah ada yang mencibir?
kalau di lingkungan pekerjaan banyak yang belum tahu kalau saya blogger buku. Mereka sih tahunya saya sering dapat buku gratis dari penerbit atau penulis. Jadi kalau mau dibilang mendukung nggak juga, mencibir juga nggak. Yah...di sini blogger belum populer mungkin ya...
Apakah keluarga mbak selama ini mendukung dari sisi pekerjaan
pokok mbak dan pekerjaan sampingan mbak sebagai blogger?
Saya
ndak bisa mneyebut menjadi blogger buku ini sebagai pekerjaan sampingan. Belum
menghasilkan uang sih ya...kalau berupa buku sudah banyak dan lumayan sering.
Yah..setidaknya mengurangi pengeluaran membeli buku sih. Keluarga sih ndak
protes... Kalau pekerjaan pokok so far mendukung. Saya dibesarkan di lingkungan
dimana keluarga saya mengargai seorang perempuan yang bisa berkarir. Karena
menajdi perempuan harus bisa mandiri.
Menurut mbak Desty sendiri, blogger di era sekarang ini penting
nggak sih, mbak?
Menurut
saya sih penting. Sudah banyak perubahan yang terjadi di Indonesia yang diawali
oleh "suara blogger". Blogger pun bisa menjadi pekerjaan yang
menghasilkan. Tapi mungkin kalau blogger buku masih belum mendapat perhatian
khusus. Buktinya kalau ada acara kumpul blogger, nggak satupun blogger buku
yang diundang. Padahal seperti yang sudah sering saya bilang, blogger buku itu "penting"
untuk dunia literasi. Disadari atau tidak, blogger buku membantu melestarikan
literatur di Indonesaia dan bahkan dunia. Yah...Semoga ke depannya bisa lebih
baik lagi.
Yang terakhir ya, mbak. Ada pesan nggak untuk para blogger yang
memiliki pekerjaan pokok atau untuk para pemula yang masih baru berkecimpung di
dunia perbloggeran?
Keep
blogging. Pekerjaan apapun kalau ditekuni dengan baik pasti akan membuahkan
hasil yang baik pula.
***
Makasih
banyak, mbak Desty, sudah bersedia meluangkan waktunya untuk ngobrol bareng di rumah My Scrap Book. Semoga dengan ini bisa menjadikan
kita makin akrab dan silaturahmi tidak terputus yaa, mbak..
Untuk tampilan blog dari mbak Desty adalah :
Fiuh, asyikkk, kelar sudah ngobrol bareng My Scrap Book bersama dengan Desty. Don't go anywhere, tetap stay tune yaaa di blog My Scrap Book.
Ngobrol bareng ini menjadi pilihan My Scrap Book untuk ikut meramaikan postingan di blog ini. Dimulai dengan Ngobrol bareng, semoga berlanjut ke Guest Post. Semoga dengan adanya postingan ini bisa menambah pertemanan di antara teman-teman semua.
***
Wanita
yang bernama lengkap Pauline Destinugrainy Kasi, dan akrab dipanggil
Desty ini adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Domisilinya sekarang
ini adalah di kota
Palopo Sulawesi Selatan bersama seorang suami dan seorang anak laki-laki
yang lagi lucu-lucunya. Sehari-harinya, mbak Desty bekerja di sebuah
perguruan
tinggi swasta, demi mencai sesuap nasi dan setumpuk buku. Kamu bisa
melihat kesehariannya di Facebook | Twitter | Blog | Goodreads.
wahhh... boleh banget nih idenya. Keren!
ReplyDeleteMakasih, mbak :D
DeleteSetuju dgn mbak desty. Book blogger belum mendapat perhatian khusus. Nungkin krn buku bukan termasuk produk komersil dan minat baca kita masih rendah
ReplyDeleteMakasih, mbak Ria, sudah mampir dan memberikan komentar cetar membahanya :D
Deleteblog bukuku udah berlaba-laba, jadi termotivasi lagi baca tulisan ini
ReplyDeleteAyo, semangat, mbak.. Jangan sampai dihuni laba-lana :D
Deleteteruskan mak...bagus idenya...
ReplyDeleteTerima kasih, mak :))
DeleteIde content blog nya boleh juga... tak kenal maka tak sayang kan...
ReplyDeleteTerima kasih :)
DeleteTak kenal maka tak sayang :)
Hai, mbak Athiyah..
DeleteTerima kasih :))
tak kenal maka tak sayang :))
Aku juga pengenn maakk
ReplyDeletehai, mak @noorma.. boleh minta emailnya?
Deletewaahh keren idenya. khusus blogger buku aja ya?
ReplyDeleteHai, mbak Maya..
DeleteIni free kok, nggak harus blogger buku.. :)
idem sama Mbak Maya Siswadi, khusus blogger buku yah Mbak? saya juga mau dong :)
ReplyDeleteHai, mbak Ira :)
DeleteNggak kok, mbak. Bebas. Asalkan dia blogger dan memiliki pekerjaan lainnya. Boleh dibaca postingan terbaru, mbak :)
Kereen mak.... aku sukaa...bisa buat inspirasi..
ReplyDeleteMakasih, mak :))
DeleteKonten barunya keren, Mbak.. Kapan-kapan saya juga mau dijadikan bahan postingannya. XD
ReplyDeleteHai, mbak.. Boleh kok.. mbak bisa kirim emailnya ke inbox saya atau ke email saya.. Nanti, saya hubungi mbak elisa :D
DeleteAkupun suka bgt baca... tp ga kepikiran utk bikin reviewnya di blog :).. secara blog yg skr udh niche hany utk kuliner dan traveling :D. mau baca2 blognya mba desty dulu ah ;)..
ReplyDeleteBikin 1 blog lagi, mbak, khusus buku.. hehe..
DeleteSukses terus mba desty..buat mengajar dan blogger booknya
ReplyDeleteMba asri makasiii yaaah udah ada mengenal lebih dekat iniii...
Kembali kasih, mba Suci :D
Deletesenang nich idenya, jadi mengenal lebih dekat ya teman-teman blogger yang sering berinteraksi,
ReplyDeleteYup, makasih banyak, mbak Astin :D
Delete